top of page
Search

9 Kunci Pola Pikir Bahagia


Sudah 9 hari kita di tahun 2023 ini, perjalanan baru yang harus kita selami dengan lebih terbuka dari pikiran, emosi dan juga intention. Saya menuliskan beberapa hal yang mungkin bisa dijadikan oleh Sahabat Bahagia sebagai pengingat bahwa dalam hidup ini memang tidak pernah ada yang sempurna, tugas kita terus berproses dan belajar dengan lebih giat setiap waktunya...karena hanya manusia yang lupa akan hakikatnya, yang selalu puas dengan dirinya sendiri dan tak pernah berhenti menyalahkan dunia...Saya yakin kita semua pasti bisa...yakin bisa yuk mulai menata pola pikir bahagia...Semoga bisa membuat sahabat semua menjadi lebih nyaman menjalani hidup ini...


  1. Hidup ini bukan sebuah hukuman dari Tuhan, kadang kita merasa hidup ini sungguh berat, tapi tak ada satu manusia pun yang terlepas dari titik terendah dalam hidupnya. Dalam satu jam ada 3600 detik, dalam satu hari ada 86.400 detik, dalam satu minggu ada 604.800 detik, dalam satu bulan ada 18.144.000 detik dan dalam satu tahun ada 254.016.000 detik dan tinggal dikalikan dengan jumlah umur kita. Dan dalam satu detik bisa jadi ada kejadian baik dan juga kejadian buruk yang terjadi dalam hidup ini. Jadi ini tidak hanya terjadi untuk satu manusia tetapi berlaku sama untuk semua manusia di alam semesta ini. Kalau kamu merasa hidup ini adalah hukuman, berarti kita menghakimi Tuhan yang tidak pernah memberikan bahagia. Padahal ketika kita mau membuka mata dan hati kita, pastinya dalam hidup ini selalu ada kisah bahagia dan ada kisah sedih. Masalah terbesar yang sering kita lakukan adalah hanya fokus pada kisah sedih yang ada di dalam hidup ini, dan ketika melakukannya berulang kali maka keseluruhan hidup ini hanya akan menjadi sebuah kisah sedih, padahal begitu banyak hal baik yang juga disediakan oleh semesta.

  2. Perjalanan hidup ini seperti layaknya lapisan bawang, coba kamu membuka lapisan bawang satu persatu, kamu akan temukan begitu banyaknya lapisan, dan begitulah perjalanan emosi yang terjadi dalam hidup ini, ada beragam emosi yang pernah terjadi: sedih, senang, marah, bahagia, dan masih banyak lagi emosi yang bisa terjadi dalam jumlah detik yang saya tulis di point pertama. Jadi semua manusia di alam semesta ini memiliki lapisan bawang nya masing-masing, semua punya luka, trauma dan kesedihannya masing-masing, maka ketika kita memahami lapisan bawang ini maka kita diajak belajar menerima bahwa hidup ini memang demikianlah adanya, tidak peduli kamu lahir bergelimang harta, punya fisik sempurna atau tidak atau hidup dalam kekurangan. Tidak ada yang bisa lari dari lapisan bawang kehidupan ini...jadi siapkah kita menerima lapisan bawang hidup kita sendiri?

  3. Tidak ada yang selamanya, semuanya hanya sementara. Dan begitulah adanya, kalau kamu merasa sedih maka kamu masih bisa merasakan bahagia, kalau kamu sedang gagal maka kamu masih bisa sukses, kalau kamu sedang sakit, kamu masih bisa sehat. Yakinlah bahwa dalam perjalanan hidup ini, di 254.016.000 detik setahun ini pasti kita merasakan perubahan yang terjadi antara berbagai emosi yang disediakan semesta. Untuk saya, mencintai sementara membuat kita tidak pernah kehilangan sebuah harapan, karena memang hidup ini adalah sebuah deretan harapan dan tindakan, dan kita sendirilah yang menentukannya. Kita hanya perlu fokus untuk terus membenahi diri kita, bisa gagalkah kita? tentu bisa, tapi bukan berarti kita tidak bisa berhasil, fokuskan pola pikir kita pada hal baik, maka kita akan menarik lebih banyak lagi hal baik dalam hidup ini.

  4. Kekuatan pikiran yang akan menentukan langkah hidup kita sendiri, kalau kita hanya fokus pada kekurangan, kesedihan, kemalangan, kedukaan maka kita tidak akan bisa lepas dari lara yang terjadi dalam hidup ini. Beberapa latihan yang sudah saya pernah share adalah selalu mencatat dan mengingat hal baik yang pernah terjadi dalam kehidupan kita, karena ketika kita terus mencatat dan mengingat hal ini, akan memudahkan alam bawah sadar kita untuk memunculkannya ke permukaan ketika kita membutuhkannya. Latihan ini bisa membuat kita lebih mampu untuk beryukur dan selalu punya harapan bahwa semua hal yang kurang nyaman dalam hidup ini tak ada yang selamanya, semuanya hanya sementara. Pikiran ini lah yang seringkali membuat kita terpenjara. Kalau sedang bermain dengan pikiran kita, ingatkanlah diri kita untuk bergerak melakukan aktivitas, kadang memang sulit tetapi memang demikianlah aturan semesta, karena stress dan anxiety yang terjadi adalah buah kita hanya terpenjara dalam pikiran kita dan berhenti melakukan aktivitas atau tindakan untuk melakukan perubahan dalam hidup yang berharga ini. Kekuatan pikiran ini akan menjadi maksimal jika kita menggabungkan dengan tindakan menuju harapan yang kita inginkan dalam hidup ini. Terus berproses terus bergerak...

  5. Menjaga emosi dalam kondisi yang penuh syukur adalah kunci bahagia, memang bisa ya kita bisa terus bersyukur? bukan suatu hal yang mudah memang, tapi pernahkah kita berpikir berapa banyak manusia yang berada dalam keadaan hampir kehilangan nyawa tetapi terselamatkan oleh hal kecil. Ketika terjadi sebuah tabrakan beruntun, ada mobil yang awalnya tersenggol sepeda motor, sehingga terjadilah percekcokan yang membuat mereka berdua harus berhenti. Dan tidak lama kemudian, di jarak 100 meter di depan mereka terjadi tabrakan beruntun, jikalau mobil itu tidak tersenggol motor itu, bukan tidak mungkin mereka akan menjadi bagian dari tabrakan beruntun tersebut. Selalu ada hal yang bisa kita syukuri jika kita bersedia dan membuka mata hati kita, dan ini dilakukan bukan untuk siapapun melainkan diri kita sendiri, karena ketika emosi kita dipenuhi rasa syukur, energi dalam diri kita akan menjadi positif atau baik, dan hal ini akan membuat kita lebih mampu menarik lagi banyak hal baik di dalam hidup ini. Karena demikianlah rahasia semesta, energi baik akan menarik hal baik dalam hidup kita...kadang memang sulit tetapi ini semua bisa dilatih...

  6. Niat baik adalah sesuatu yang harus kita jaga setiap waktunya, kadang kita berbuat baik dengan niatan yang tidak sesuai sehingga berkah semesta tidak jadi menjadi milik kita. Contoh sederhana, manusia yang berbagi pada manusia lain hanya untuk mendapatkan pujian, menjadikan sebuah niat baik jadi tak sempurna. Lakukanlah dengan niatan yang seharusnya, dan tidak jarang kita terjerumus pada ego yang tersediakan dalam diri semua manusia. Kalau itu terjadi segeralah sadarilah, kemudian kembalikan niatan baik yang seharusnya untuk menguasai hati dan pikiran kita. Tak ada yang bisa sempurna, tapi selalu ada jalan untuk kita bisa kembali ke jalan yang benar...

  7. Yakinlah bahwa setiap masalah itu pasti ada solusinya, tidak ada yang selamanya, yang perlu kita lakukan adalah bergerak, berusaha dan berdoa. Dan ketika kita mulai kehabisan tenaga, sadarilah bahwa Sang Pencipta tak akan berhenti membantu kita. Serahkanlah dalam doa pada Nya, biarkan Ia menghadirkan keajaibannya dan kita akan menemukan jalan terbaik. Jadi ketika kita sudah bergerak dan berusaha, kadang kita bisa saja berada di sebuah kondisi yang salah, melambatlah sejenak, hanya diam dan memanjatkan doa. Di saat itulah biasanya kita menemukan energi baik dari semesta ini, dan seringkali kita tidak bisa menebak hal baik apa yang telah disediakannya. Bayangkan seorang Luna Maya ketika terkena kasus jaman dulu, ia pernah jatuh tak berdaya, tapi tidak kita lihat banyak memberikan klarifikasi, ia hanya terus bergerak dan berusaha, dan atas izin Sang Pencipta dia kembali bisa menemukan titik terbaiknya setelah 10 tahun kasus itu berlalu. Begitu banyak contoh yang bisa kita temukan dalam kisah manusia lain, kalau itu bisa terjadi pada hidup mereka, tidak mustahil itu juga menjadi kisah kita sendiri...

  8. Jangan pernah lupa untuk menyisihkan sedikit berkah yang kita punya dengan niatan baik dan dengan penuh rasa syukur ikhlas. Berbagi tidak akan membuat kita miskin, saya selalu suka dengan ilustrasi ini...Ketika kita memberikan pada seseorang membutuhkan, arti 20.000 rupiah itu berbeda. Untuk kita yang masih punya uang 100.000, uang 20.000 itu mungkin tidak begitu berarti, karena kita masih punya sisa 80.000. Sedangkan untuk yang sudah tidak makan tiga hari, uang 20.000 itu sama dengan kesempatan baginya melanjutkan hidup, dan hidup itu harganya lebih dari sebuah angka 20.000 yang kita berikan. Maka semesta akan memberikan angka syukur manusia yang kita bantu untuk menjadi milik kita...bisa saja 100.000 atau 1.000.000, kita tidak pernah tahu, tapi yang pasti demikianlah adanya sebuah hukum sederhana di semesta ini...

  9. Memaafkan bukan berarti kita kalah, karena ketika kita memaafkan bukan untuk manusia lain tetapi untuk diri kita sendiri. Bayangkan ketika kita tidak memaafkan, berarti kita hidup dalam amarah, dalam kebencian dan dalam dendam, hal-hal ini akan menggerogoti diri kita dan kebahagiaan kita. Karena kita tidak pernah bisa mengontrol apa yang dilakukan atau dikatakan oleh manusia lain, kita hanya bisa mengontrol respon kita terhadap manusia itu. Saya tidak pernah lupa ketika saya marah dengan seseorang yang pernah menorehkan luka, saya begitu kesal, begitu marah hingga maag saya kambuh dan saya tidak bisa fokus bekerja, dan tanpa sengaja saya melihat sosial medianya, manusia itu sedang menikmati liburannya, sungguh di saat itu saya merasa menjadi manusia yang merugi. Memaafkan tentu saja ada prosesnya, mulai dari perlahan berdamai dengan diri sendiri, mungkin juga perlu mengurangi frekuensi berinteraksi, kemudian perlahan sadarilah buat apa kita marah pada satu orang saja, kita masih punya berkah dari Sang Pencipta milliaran manusia lain di luar sana yang mungkin saja bisa memberikan bahagia untuk kita. Dengan pola pikir ini hidup kita akan lebih nyaman...


Semoga bermanfaat ya Sahabat Bahagia

Hal-hal ini mungkin membutuhkan waktu melatih pola pikir kita, tetapi ketika kita berlatih dan menerapkannya sedikit demi sedikit, ini bisa jadi kebiasaan. Karena yang terpenting bukan tentang manusia lain, semuanya adalah tentang bagaimana kita mensyukuri dan menikmati hidup kita dengan lebih bijak. Kita hadir ke muka bumi ini sendiri dan begitupula ketika kita berpulang, jadi jangan sia-siakan hidup yang teramat berharga ini....


Bahagia itu diusahakan bukan sesuatu yang diberikan hanya dengan diam dan selalu menyalahkan manusia lain dan hidup ini...


#terusberprosesterusbergerak

122 views0 comments