Search

Ketika Kita Merasa Dilukai...Ingatlah hal sederhana ini...

Updated: Nov 10, 2020

Pagi ini, hujan di kota tempat saya dibesarkan. Bogor memang selalu kaya akan hujan setiap tahunnya. Kembali duduk di depan laptop saya dan mulai membuka DM yang masuk, sepanjang akhir minggu kemarin lumayan sibuk, hingga belum sempat membalas DM.


" Saya ditinggalkan teman-teman saya, mereka selalu bilang sibuk padahal saya tahu mereka tidak sibuk. Dan yang paling menyakitkan, di sebuah kondisi saya begitu sakit pun mereka tidak hadir dan dengan teganya mengatakan kepada saya, "Mengapa kamu selalu menjadi manusia yang selalu ingin dimengerti?". Saat itu rasanya sakit sekali."


Ketika kita mengalami hal ini, bisa saja bukan dari pertemanan yang merupakan ring ke-dua kita, ada pun yang mengalami dari anggota keluarga yang terdekat, atau seringkali saya mengatakan sebagai ring pertama dalam hidup kita. Hal-hal demikian bukanlah akhir dunia dan bukanlah sesuatu yang membuat akhir kisah hidup kita, karena hidup ini terlalu berharga...




Ada beberapa hal sederhana yang bisa kita ingatkan pada diri kita ketika kita merasa dilukai atau ditinggalkan....semoga ini bisa menjadi renungan sederhana yang membuat kita bisa merasa lebih nyaman dalam menjalani hari-hari kita...

  1. Setiap manusia yang ada di muka bumi ini selalu datang dan pergi, dengan alasan apapun. Yang paling pasti adalah datangnya hari lahir dan hari kita berpulang. Maka ketika ada yang datang dan pergi dalam hidup kita, syukuri bahwa hal itu pernah terjadi. Pasti ada hal baik dan kenangan yang bisa kita syukuri dari perjalanan tersebut, luka yang terjadi memang sudah jadi jalan hidup untuk pembelajaran diri dan proses kita mengenali diri kita dan menjadikan kita manusia yang lebih baik. Lebih baik dari kaca mata kita sudah cukup...karena dengan jujur pada diri sendiri hidup ini akan jauh lebih nyaman...

  2. Ketika suatu hal terjadi berhentilah menyalahkan diri sendiri, manusia lain dan kondisi. Semua manusia pasti berbuat salah dalam hidup, disengaja atau tidak, karena dalam prosesnya kita belajar setiap hari nya. Menyalahkan tidak akan menyelesaikan apapun, biarlah semua kisah yang terjadi ini menjadikan sebuah pengalaman berharga agar kita bisa lebih mampu berpikir, berbicara dan ber-prilaku baik di kemudian harinya. Menjadi diri kita yang lebih baik dari yang kemarin adalah tujuan kita dalam melangkah ke depan...

  3. Berharap akan manusia lain untuk mengerti kita atau melakukan hal yang sama dengan kita akan membuat hidup ini menjadi penuh target dan beban. Setiap manusia punya kisah dan latar belakang yang berbeda, maka biarlah itu menjadi sebuah aturan alam semesta yang demikian adanya. Ketika kita ingin berbuat baik, lakukan lah karena kita ingin menjadi lebih baik dan bukan untuk menjadikan kita seperti apa yang diharapkan manusia lain. Melakukan hal ini dengan sadar seutuhnya akan membuat kita hidup dengan beban yang lebih ringan...

3 hal sederhana ini yang selalu saya tanamkan dalam perjalanan saya mencoba sadar seutuhnya menjalani kehidupan. Bukan berarti tidak ada naik turun dalam hidup, karena dalam setiap harinya pasti ada masalah atau tantangan yang ada, tetapi yang paling penting adalah bagaimana kita melihatnya. Ketika kita melihat semua itu sebagai pengalaman dan pelajaran yang akan berbuah manis, kita akan selalu melihat dan merasa nya dengan cara yang berbeda.


Semoga membantu dan semoga kita semua terus belajar bersama...Jangan lupa tarik nafas perlahan untuk menenangkan diri ketika kalut, keluarkan apa yang ada di pikiran dan hati lewat journaling atau selalu ingatkan diri kita untuk memberikan hal manis untuk hidup dan manusia lain, terutama yang kita sayangi...


Hidup ini terlalu berharga...dan begitupula diri kita...

Selamat menjalani hari dan terus ber-proses ya...


Bogor masih hujan dan Robert Haig Coxon masih menemani saya memulai hari di pagi ini....

218 views0 comments

Recent Posts

See All

©2020 by roemahbahagia